"Berkhayal lah seluas biru langit, berpikir lah sedalam biru laut, horizontal sama rata sama rasa. Buka jendelamu lalu pandanglah, buka pintumu ayo keluarlah, bebas lepas lepaskan kebebasan. Jangan takut keluarlah, hadapi dunia dengan menari" [Slank Dance].

Thursday, 23 December 2010

Liburan Dulu

Selamat malam... Sekilas info tidak penting.
Direncanakan besok pagi, Jum'at 24 Desember 2010 saya akan berangkat ke Jakarta tersenyum lebar. Ada acara gathering dan temu kangen antar member Slankdotcom di Jl. Potlot III/14 Duren Tiga, Jakarta Selatan. Bagaimanakah kisah perjalanan anak desa menuju ibu kota?? Nantikan liputannya mengerlingkan mata. Baiklah, saya mau preparing dulu. Semoga perjalanan besok menyenangkan dan bisa selamat sampai tujuan. Demikian sekilas info tidak penting hari ini.
Selamat malam...

share on facebook

Wednesday, 22 December 2010

Mothers Day

Dalam sebuah hadits dikisahkan bahwa dulu ada seorang laki-laki yang datang kepada Nabi Muhammad SAW dan bertanya :
“Siapa yang patut aku hormati?” Rasulullah SAW menjawab, “Ibumu”
“Kemudian siapa?” Rasulullah SAW kembali menjawab, “Ibumu”
Dia bertanya lagi, “Kemudian siapa?” Rasulullah SAW menjawab lagi, “Ibumu”
Dan dia bertanya kembali, “Kemudian siapa?” Lalu Rasulullah SAW menjawab, “Ayahmu”
(HR. Bukhari Muslim).

Kata "Ibumu" disebut 3 kali oleh Rasulullah SAW. Sedemikian penting, istimewa, dan hebatkah peranan Ibu?? Jawabannya menurut saya mutlak, "Iya". Ibu adalah orang yang melahirkan kita, dalam darah dan daging kita mengalir air susu Ibu, kita tumbuh karena kasih sayangnya. Begitu mulia pengorbanan yang telah dilakukan Ibu. Apakah pamrih beliau melakukan itu?? Tidak...!! Beliau melakukannya dengan ikhlas. Beliau rela tidur kedinginan tanpa selimut, demi melihat kita anaknya bisa tidur dengan nyaman dan hangat. Beliau akan menangis sedih tatkala melihat kita sakit. Beliau akan senyum tatkala melihat kita bahagia. Usapan tangan penuh kasih sayang dari beliau seakan menjadi obat ampuh untuk menentramkan jiwa kita. Sesungguhnya beliau adalah Malaikat yang Tuhan kirimkan ke dunia untuk menjaga dan merawat kita.

Doa Ibu akan dikabulkan Tuhan dan kutukannya jadi kenyataan. Ridho Tuhan karena ridhonya dan murka Tuhan karena murkanya. Untuk itu, sudah sepantasnya jika kita sebagai seorang anak harus menghormati dengan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada seorang Ibu. Sampai kapanpun rasa kasih sayang seorang Ibu kepada anaknya tidak akan pernah putus... Ya, sampai kapanpun.

Ibu...
Mohon maaf atas segala kesalahan yang pernah anakmu perbuat. Terlalu sering kiranya anakmu ini membuatmu kecewa. Maafkan pula jika sampai saat ini anakmu belum bisa membuatmu bangga. Seluruh pengorbananmu tak kan pernah bisa terbalas. Terima kasih Ibu.
Selamat hari Ibu... I Love You.

"...Ingin kudekat dan menangis di pangkuanmu Sampai aku tertidur bagai masa kecil dulu Lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku Dengan apa ku membalas... Ibu... Ibu Seperti udara kasih yang engkau berikan Tak mampu ku membalas... Ibu... Ibu... "

share on facebook

Monday, 20 December 2010

Pernahkah?

Kategori : Puisi

Pernahkah kau merasa bosan dengan hidup ini?
Aku pernah...
Pernahkah kau merasa jenuh dengan aktivitasmu setiap hari?

Aku pernah...

Pernahkah kau merasa ingin kembali ke masa kanak-kanak?
Aku pernah...

Pernahkah kau menangis?
Aku pernah...
Pernahkah kau tertawa?
Aku pernah...
Pernahkah kau gembira dan bersedih?
Aku pernah...

Mengalirkah... mengalirlah
Hidup... Mati
Hidup... Abadi...

share on facebook

Friday, 17 December 2010

tidakadasinyal

Catatan ini bukan merupakan suatu informasi yang penting bagi anda. Tapi cukup penting bagi saya. Catatan berikut merupakan sebuah diary dan rekaman perjalanan sekelompok anak muda dalam mengekspresikan kebebasan dan kecintaannya dalam bermusik.

tidakadasinyal...
Merupakan sebuah wadah kreasi seni dari sekelompok anak muda. Jenis kreasi seni yang diusung adalah musik, ya... tidakadasinyal bisa dikatakan sebuah band yang beranggotakan 5 pemuda cakep mual yang gemar bermain musik. Sebenarnya kami lebih suka, jika kelompok kami disebut sebagai kelompok seni, bukan kelompok band. Karena disela-sela bermain musik saat di studio, kami juga sisipkan berbagai macam pertunjukan seni yang lain, seperti seni lawak, seni tari dan balet mual, seni peran, dan seni yang lainnya. Kami sendiri sampai bingung, sebenarnya kami ini group band apa goup dagelan tertawa.
Pada awalnya tidakadasinyal bernama crack. Mengapa bernama crack?? Hal ini dikarenakan seluruh anggotanya terdiri dari Mahasiswa Manajemen Informatika, Politeknik Negeri Jember yang selain bermusik, juga hobi mempelajari seluk-beluk komputer. Lalu kenapa namanya mesti crack?? Kenapa bukan hack, atau foxpro, atau photoshop, atau floopy, atau CD-ROM, atau mouse, atau virus?? Yah... suka-suka kami lah yang ngasih nama, toh menurut peribahasa "apalah arti sebuah nama" menjulurkan lidah.

Saat itu crack beranggotakan Fathir pada vokal, Je pada gitar 1, Noval pada gitar 2, Kaka pada bass, dan Wisnu [red. penulis] pada drum. Untuk mengisi waktu luang saat menunggu jadwal kuliah, pada waktu itu crack sering iseng-iseng main ke studio musik. Lagu-lagu dari Pas Band dan System Of A Down dipilih sebagai komposisi yang harus dikuasai dan wajib dimainkan setiap main ke studio musik. Lagu-lagu dari kedua band rock tersebut dipilih sebagai jembatan dan titik temu dari berbagai macam aliran musik masing-masing anggota. Cukup ekstrim memang aliran musik yang kami pilih, karena pada waktu itu aliran musik yang sedang 'in' adalah aliran musik hip-hop dan hip metal. Cukup sering kami nge-jam di studio musik, selain untuk meningkatkan skill permainan personel yang masih rendah, acara nge-jam juga bermaksud untuk lebih merekatkan kekompakan personel, agar lagu yang dibawakan bisa harmonis. Dengan berbekal kenekatan, akhirnya kami mencoba untuk ikut "unjuk gigi" dalam pagelaran parade musik yang diadakan oleh UKM Musik di Politeknik Negeri Jember.

Lagu Jengah dari Pas Band, dan Innervision dari System Of A Down menjadi senjata andalan crack dalam acara parade musik tersebut. Tidak disangka, tidak dinyana ternyata crack berhasil meraih juara I, menyingkirkan 7.565.321 peserta yang lain [halah... bohong...!! maaf, penulis terlalu hiperbola berguling di lantai]. Tapi soal juara I itu benar adanya, sumpah saya tidak mengada-ada, pialanya lho masih disimpan oleh Je [semoga tidak hilang]. Alhamdulillah, artinya kemampuan bermusik anak-anak crack bisa dibilang lumayan. Dari 865.000 mahasiswa di Politeknik Negeri Jember, hampir 80% akhirnya tau dan kenal dengan crack [aarrghh... lagi-lagi penulis berbohong]. Yah... pada intinya crack akhirnya lebih mantap untuk terus bermusik di jalur rock. Undangan bermusik untuk mengisi sebuah acara lokal di lingkungan kampus kerap kami terima. Lumayanlah walau tidak dibayar, tapi paling tidak kami bisa tampil bermain musik secara gratis, tanpa menyewa studio menjulurkan lidah.

Waktu silih berganti, pada akhirnya kami pun harus kehilangan vokalis. Yah... walau bukan band besar dan terkenal, ternyata kami pun mengalami perubahan personel. Fathir yang selama ini melakoni tugas sebagai vokalis akhirnya harus keluar karena adanya perbedaan visi dengan sisa personel yang lain. Walau tanpa vokalis, sisa personel yang lain masih kerap nge-jam di studio untuk lebih mematangkan skill bermusik. Dan dengan keluarnya Fathir, nama crack pun dirubah menjadi tidakadasinyal. Alasan pertama pemilihan nama tersebut adalah dikarenakan para personel pada umumnya tidak memiliki handphone yang saat itu keberadaannya sudah sangat umum [kasian ya... tertawa]. Bukan... bukan... itu sebenarnya alasan kami memilih nama tidakadasinyal. Alasan kami sebenarnya adalah sebagai bentuk penyuaraan aliran musik kami yang saat itu memang sulit untuk ditemui. Umumnya aliran musik saat itu masih mengusung jenis hip-hop dan hip metal. Sementara jenis musik rock, rock metal, atau heavy metal macam Pas Band dan System Of A Down nyaris tidak ada sinyalnya.

Bosan nge-jam tanpa vokalis, tidakadasinyal akhirnya merekrut vokalis baru. Yah... babak baru tidakadasinyal dimulai. Adit Ulo, seorang bassis tanpa band yang menyukai Korn, akhirnya kami tarik sebagai vokalis. Hal itu tidak berlangsung lama, karena pada akhirnya Adit Ulo merasa vokalis bukalah posisi yang pas buat dia. Adit Ulo pun keluar. Kebingungan tanpa vokalis, Je sang gitaris akhirnya mengajukan Sigit sebagai vokalis. Sigit pada dasarnya memang seorang vokalis. Dia kerap menyanyikan lagu-lagu dari Linkin Park dan Limb Bizkit. tidakadasinyal berharap Sigit adalah vokalis yang pas. Ternyata takdir berkata lain. Setelah beberapa kali latihan, Sigit akhirnya memutuskan mengundurkan diri dari tidakadasinyal dengan alasan karakter suaranya kurang cocok untuk menyanyikan lagu-lagu dari Pas Band dan System Of A Down.

Nge-jam tanpa vokalis kembali kami jalani. Berbagai macam aliran musik pun kami coba untuk lebih mematangkan skill bermusik. Mulai classic rock [Scorpions], reggae [Steven & Coconut Trees], hingga rock dangdut [Pemuda Harapan Bangsa] kami coba untuk memainkannya. Akan tetapi pada akhirnya kami kembali mentok ke aliran rock, yang menurut kami nyaman untuk dimainkan. Je, gitaris tidakadasinyal kembali mengenalkan calon vokalis baru. Asrul, seorang adik tingkat kami di kampus di pilih untuk menjadi vokalis. Setelah beberapa kali nge-jam di studio untuk mencoba suara Asrul, akhirnya personel tidakadasinyal merasa cocok dengan karakter vokal Asrul, dan resmilah Asrul sebagai vokalis tidakadasinyal.

Tampil di berbagai panggung, baik sebagai peserta parade musik atau pun sebagai undangan pengisi acara kerap kami jalani. Kemampuan bermusik masing-masing personel pun semakin meningkat [walau sebenarnya masih di bawah rata-rata kok, terutama saya tertawa]. Beberapa komposisi lagu dari Pas Band seperti, Here 4ever, Jengah, Kumerindu, Getir, Bocah, Gladiator, plus komposisi lagu dari System Of A Down seperti, Aerials, Chop Suey, Innervision, Psycho, The Metro, Radio Video menjadi list lagu yang selalu kami mainkan metal!!.

Hingga akhirnya waktu jualah yang mengakibatkan tidakadasinyal perlahan-lahan mulai vakum. Setelah tidak lagi ngampus, masing-masing personel mulai menjalani kesibukan baru untuk bekerja. Je sibuk bekerja, telah menikah, mempunyai anak, dan sepertinya sebentar lagi harus terbang menuju pulau Kalimantan, Kaka pun sibuk bekerja sebagai PNS, telah menikah, dan mempunyai anak, Noval mengembara mencari nafkah di Surabaya, Asrul dari pagi sampai sore pun sibuk bekerja, saya sendiri juga sibuk mengurus usaha di rumah. Acara kumpul-kumpul minum kopi, atau nge-jam sekedar untuk bersenang-senang sudah sangat jarang sekali kami lakukan. Mungkinkah tidakadasinyal benar-benar tidak ada sinyal?? Ya... kemungkinan itu ada. Akan tetapi yang saya tahu, tidakadasinyal tidak pernah memproklamirkan kata 'BUBAR'. Dalam hati kecil masih berharap, semoga kelak tidakadasinyal bisa reuni dan kembali sedikit menampakkan sinyalnya. Semoga...!!

share on facebook

Thursday, 16 December 2010

Masih Hujan Abu

Sekilas info...
Sampai hari ini, kediaman saya masih dihujani abu kiriman dari gunung Bromo yang menunjukkan aktivitasnya sejak beberapa hari yang lalu. Sebenarnya jarak kediaman saya dengan gunung Bromo yang terletak di kabupaten Probolinggo cukup jauh. Tapi ya namanya juga abu kecil, otomatis dengan mudahnya terbawa angin hingga sampai ke kediaman saya di kabupaten Jember.

Hal serupa sebenarnya sudah terjadi sejak hari Selasa, 14
Desember 2010 yang lalu. Pada hari itu hujan abu terasa sedikit tebal, terutama saat malam hari. Keadaan ini diperparah dengan datangnya angin yang sangat kencang plus padamnya listrik. Suasana benar-benar horror dan terasa mencekam.

Angin yang berhembus mirip dengan suara deru mobil, sangat kencang sekali. Sampai-sampai pot-pot bunga yang ada di halaman saya pada ambruk. Malam itu orang laki-laki, termasuk saya umumnya berada di teras depan rumah, tidak tidur, guna siap siaga jika nanti terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, sekalian memantau fenomena alam yang begitu menakutkan. Gelap gulita... hanya bisa berdoa saja.

Semoga aktivitas gunung Bromo segera mereda, dan tidak disusul dengan aktivitas gunung-gunung yang lainnya. Amin.

share on facebook