Sebelum mulai kerja membuka usaha, tadi masih sempat keluar rumah buat beli sebungkus rokok. Pas saat di jalan, senyam-senyum sendiri (tapi ndak gila kok, sumpah) merasakan damainya pagi, merasakan hangatnya sinar mentari yang menyapa kulit..secara reflek kepala mendongak ke atas. Subhanallah..langitnya biru bersih, indah sekali..Ya Allah sungguh agung karya-Mu.
Sambil terus berjalan menuju warung penjual rokok, hati dan pikiran bertemu yang akhirnya bercumbu untuk merasakan dan memikirkan betapa banyak nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada hamba-Nya. Tidak terhitung anugerah yang telah diberikan oleh Sang Pencipta kepada hamba-hamba-Nya, sungguh besar kuasa-Mu Ya Allah. Tiba-tiba diri ini merasa malu kepada Allah. Malu karena ternyata selama ini kurang bersyukur, malu karena selama ini sepertinya tidak menghiraukan betapa banyak nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Sambil terus jalan aku iseng-iseng coba untuk menghitung nikmat Allah sejak dari aku bangun tidur pagi hari ini. Bangun tidur, alhamdulillah..ternyata masih diberi kesempatan untuk bernafas..alhamdulillah, ternyata mata ini masih bisa dibuka dan berfungsi normal..alhamdulillah mulut ternyata juga masih bisa kebuka (sambil menguap..wooaahhmmzz). Beranjak dari kamar, eh..alhamdulillah ternyata kaki masih bisa untuk jalan, berhenti sebentar sambil menggerak-gerakkan badan biar seger (klotak..kretek..krek..bunyi

Iseng-iseng menghitung nikmat yang Allah berikan, ternyata semakin membuat aku malu. Seluruh kenikmatan yang aku hitung tadi hanyalah sebagian kecil dari begitu banyaknya nikmat yang Allah berikan. Jika ditelusuri lebih dalam lagi sesungguhnya aku ndak akan sanggup menghitung kenikmatan yang telah Allah berikan. Ya Allah ampuni aku yang sering lupa bersyukur atas kenikmatan yang telah Engkau berikan. Jadikan hamba-Mu ini termasuk golongan hamba yang ahli syukur. Jauhkanlah hamba-Mu ini dari golongan orang-orang yang kufur terhadap nikmat-Mu. Amiinn Ya Rabbal Alamin. "Selalu mencoba untuk sedikit mengeluh, dan banyak bersyukur"


0 Komentar:
Post a Comment