"Berkhayal lah seluas biru langit, berpikir lah sedalam biru laut, horizontal sama rata sama rasa. Buka jendelamu lalu pandanglah, buka pintumu ayo keluarlah, bebas lepas lepaskan kebebasan. Jangan takut keluarlah, hadapi dunia dengan menari" [Slank Dance].

Friday, 3 September 2010

Tradisi Ater-ater

Apa itu Tradisi Ater-ater??
Ater-ater merupakan kata dalam bahasa Jawa. Secara etimologi diserap dari bahasa Indonesia antar atau mengantar [halah... sumpah ini hanya karangan saya saja, mohon maaf kalo salah tersenyum lebar]. Sedangkan menurut terminologi, Tradisi Ater-ater adalah suatu tradisi mengantar atau mengirim atau memberi sesuatu [umumnya berupa makanan] kepada tetangga dan saudara.

Tradisi Ater-ater berkembang dalam tatanan masyarakat Jawa [khususnya di Jawa Timur]. Tradisi ini mungkin saja sudah ada sebelum bangsa Indonesia merdeka. Prosesnya adalah dengan mengantar atau memberikan sebuah paket makanan [umumnya terdiri dari nasi dan lauk pauk, dan kadangkala ditambah dengan kue atau buah] kepada tetangga dan saudara dalam rangka memperingati sesuatu hal.

Memperingati sesuatu hal apakah itu?
Bisa karena ada warga yang mengadakan hajatan [khitanan atau pernikahan], moment suatu bulan [rajab, awal ramadhan], seminggu menjelang hari raya idul fitri, seminggu selepas hari raya idul fitri [kupatan], dan lain sebagainya. Untuk suatu hajatan, biasanya Ater-ater hanya dilakukan oleh pihak yang mempunyai hajat dan memberikan kepada tetangga serta saudara sekitar. Sementara untuk moment-moment yang lain [seperti pada bulan rajab, menjelang ramadhan, menjelang idul fitri] kegiatan Ater-ater dilakukan oleh hampir semua lapisan masyarakat yang mampu, artinya tiap-tiap orang yang mampu untuk Ater-ater [sepertinya berkewajiban] untuk memberikan makanan kepada tetangga dan saudara, hingga bisa dikatakan terjadi suatu proses pertukaran menu dan masakan dalam masyarakat tersebut. tersenyum lebar

Seperti hari ini, seminggu menjelang hari raya idul fitri, masyarakat di sekitar mulai disibukkan dengan kegiatan Ater-ater, termasuk keluarga saya. Orang tua wanita sibuk memasak di dapur, sementara remaja putri sibuk berkeliling Ater-ater ke rumah tetangga sekitar. Fenomena seperti ini umum ditemui di desa-desa [seperti di desa saya contohnya]. Saya sendiri bingung apa sebenarnya makna dari Ater-ater tersebut, orang tua hanya bilang bahwasannya ini adalah sebuah tradisi, tapi bukankah suatu tradisi tentunya memiliki maksud dan tujuan hingga bisa terus dilaksanakan?? Pasti ada manfaatnya kan?? Kalau tidak ada manfaatnya, mengapa harus dilaksanakan??

Hmmm... akhirnya saya membuat suatu kesimpulan dari pemikiran saya sendiri tentunya, bahwasannya Tradisi Ater-ater tersebut [mungkin] bertujuan :
  • Meningkatkan rasa persaudaraan antar warga. Hal ini tercermin dari kegiatan pertukaran menu masakan, artinya orang bawah dan menengah bisa merasakan masakan orang atas, begitu pula orang atas bisa merasakan masakan orang bawah dan menengah.
  • Sebagai pertanda atau peringatan akan datangnya suatu moment yang spesial. Dengan adanya Ater-ater seolah kita diperingatkan bahwa sebentar lagi sudah memasuki bulan ramadhan, atau sebentar lagi sudah memasuki hari raya idul fitri.
  • Sebagai bentuk rasa syukur karena kita masih diberi kesempatan untuk mengikuti moment spesial tersebut.
Mungkin itu yang bisa saya jelaskan tentang Tradisi Ater-ater yang saat ini masih berjalan dalam masayrakat Jawa, khususnya Jawa Timur, khususnya lagi di desa-desa. Mohon maaf kalau penjelasannya terlalu ngawur, karena ini hanya penjelasan dan pendapat pribadi tertawa.

share on facebook

4 Komentar:

Takuya said...

hemm.. minta dong makanannyaaaa.. ehehehe..

Wisnu said...

haha.. boleh...
ditrima yak... [lempar ater-ater dari jember menuju martapura] hehe...

Gaphe said...

boleh loo di-ater-i... hahaha.. eh, tapi kalo ater-ater pas lebaran kan sebenernya juga aga mubazir soalnya kan lebaran banyak makanan..koq dianter makanan lagi.. umm, untuk yang kurang mampu sih boleh-boleh aja.. tapi kalo yang mampu, mending nggak harus makanan deh. duit juga boleh *ngareep*

Wisnu said...

salam kenal mas gaphe...
ini ater-aternya seminggu sebelum lebaran mas, ada untungnya juga se... orang rumah nggak usah masak, tinggal nunggu kiriman ater-ater buat berbuka puasa hahaha...
ok nanti saya ateri doa aja ya.. smoga diberi keselamatan dunia akhirat amin... hehe...

Post a Comment