"Berkhayal lah seluas biru langit, berpikir lah sedalam biru laut, horizontal sama rata sama rasa. Buka jendelamu lalu pandanglah, buka pintumu ayo keluarlah, bebas lepas lepaskan kebebasan. Jangan takut keluarlah, hadapi dunia dengan menari" [Slank Dance].

Tuesday, 17 August 2010

Untuk Ibu Pertiwi

Usia Ibu Pertiwiku kini sudah genap 65 tahun. Di usia yang semakin tua ini, apa kabarmu, Bu?. Katanya engkau menderita sakit yang cukup bekepanjangan. Engkau hanya bisa duduk dan memperlihatkan wajah murungmu. Ada apa gerangan?. Kudengar harta kekayaanmu sangat banyak. Hamparan sawah dan hutan tumbuh subur, hasil laut seakan tak pernah habis, tambang dan minyak melimpah ruah. Lalu kenapa engkau masih murung? Aku rindu wajah ramahmu. Aku rindu senyumanmu.

Di hari ulang tahunmu, anakmu ini hanya bisa berharap semoga sakitmu semakin mereda. Semoga virus dan bakteri yang menggerogotimu bisa hilang, hingga engkau bisa berdiri dan berlari mengiringi derap langkah anak-anakmu. Semoga... Ya semoga.

Maafkan aku karena belum bisa berbuat banyak untukmu. Percayalah aku sangat bangga menjadi anakmu dan aku sangat mencintaimu. Yakinlah harapan dan cita-cita mulia itu masih tersimpan di dalam hatiku.

Selamat ulang tahun wahai Ibu Pertiwi. Dirgahayu Republik Indonesia Ke-65.

share on facebook

2 Komentar:

Takuya said...

amin, amin, amin ya Rabbal 'alamin.. :D

MERDEEEKKAAAAA! ehehehehe

Wisnu said...

amin...
[semoga] MERDEKA...!! hehe...

Post a Comment